Kemarin kita memang tak saling menyapa
Entah kenapa rasanya itu sangat lama
Berhari-hari tak pernah ada kabar darimu
Aku yang selalu menanti kabar itu datang
Selalu aku yang meyakinkan diriku sendiri tentang kabar baikmu
Hilangkan semua kesedihan dengan mencoba tersenyum
Menatap selembar kertas bergambarkan wajahmu
Akan tetapi itu tidak bisa mengobati rasa rindu yang selalu hadir
Seringkali kamu hadir dalam mimpiku
Menatapku dan tersenyum
Itu adalah mimpi yang selalu aku harapkan menjadi nyata kembali
Dan benar,
Tuhan mengerti akan harapanku itu
Setidaknya kerinduan yang selama ini aku rasakan sedikit terobati
Senyumku kembali nyata
Kebahagiaan yang selama ini aku tunggu kembali menjadi nyata
Semua karna Tuhan yang mengetahui segala isi hati
Terimakasih Tuhan.
Minggu, 13 September 2015
Kebahagiaan yang nyata
Kemarin kita memang tak saling menyapa
Entah kenapa rasanya itu sangat lama
Berhari-hari tak pernah ada kabar darimu
Aku yang selalu menanti kabar itu datang
Selalu aku yang meyakinkan diriku sendiri tentang kabar baikmu
Hilangkan semua kesedihan dengan mencoba tersenyum
Menatap selembar kertas bergambarkan wajahmu
Akan tetapi itu tidak bisa mengobati rasa rindu yang selalu hadir
Seringkali kamu hadir dalam mimpiku
Menatapku dan tersenyum
Itu adalah mimpi yang selalu aku harapkan menjadi nyata kembali
Dan benar,
Tuhan mengerti akan harapanku itu
Setidaknya kerinduan yang selama ini aku rasakan sedikit terobati
Senyumku kembali nyata
Kebahagiaan yang selama ini aku tunggu kembali menjadi nyata
Semua karna Tuhan yang mengetahui segala isi hati
Terimakasih Tuhan.
Kebahagiaan yang nyata
Kemarin kita memang tak saling menyapa
Entah kenapa rasanya itu sangat lama
Berhari-hari tak pernah ada kabar darimu
Aku yang selalu menanti kabar itu datang
Selalu aku yang meyakinkan diriku sendiri tentang kabar baikmu
Hilangkan semua kesedihan dengan mencoba tersenyum
Menatap selembar kertas bergambarkan wajahmu
Akan tetapi itu tidak bisa mengobati rasa rindu yang selalu hadir
Seringkali kamu hadir dalam mimpiku
Menatapku dan tersenyum
Itu adalah mimpi yang selalu aku harapkan menjadi nyata kembali
Dan benar,
Tuhan mengerti akan harapanku itu
Setidaknya kerinduan yang selama ini aku rasakan sedikit terobati
Senyumku kembali nyata
Kebahagiaan yang selama ini aku tunggu kembali menjadi nyata
Semua karna Tuhan yang mengetahui segala isi hati
Terimakasih Tuhan.
Senin, 24 Agustus 2015
ketika ingatan membuat air mata terjatuh
ketika hari berganti hari
terang berganti gelap begitu seterusnya
selalu ku lewati hari dengan senyuman
mencoba terbiasa dengan hal yang sudah tak biasa
sedihku bukan tentang kehilangan
bukan saat pertama kali kita saling diam
bukan saat pertama kali kita saling jauh
bukan saat pertama kali kita tak saling menyapa
bukan saat kita tak ada komunikasi
bukan saat kamu mengabaikan rasaku
karna itu sudah yang lalu
tapi ini tentang ingatan
ingatan yang terkadang mengingat semua hal itu
mencoba untuk tidak melibatkan air mata
tapi itu sangat sulit
karna ketika aku mengingat hal itu, air mata seakan menetes dengan sendirinya
entah apa rencana Tuhan setelah ini
hidup akan terus berlanjut dan tidak ada yang bisa di tarik mundur
semua terjadi selagi kita sibuk menjabarkan jutaan rencana.
Jumat, 24 Juli 2015
Rasaku
Pagi ini aku ingin memulai sebuah percakapan
Hatiku masih saja berdebar tak seperti biasanya
Apa mungkin aku masih merasakan cinta?
Apa mungkin rasa itu masih ada?
Apa mungkin aku gagal melupakan rasa itu?
Oh tuhan,
Mungkin jawabannya adalah IYA
Iya aku memang masih memendam rasa itu
Rasa yang pernah tersampaikan
Namun rasa itu juga pernah terabaikan
Lalu aku jalani semuanya seperti layaknya tak ada apa-apa
Untukmu yang disana, berbahagialah.
Dalam Diamku
Alam pernah menjadi saksi
Saksi ketika kita sedang berbagi canda
Ditengah gelapnya kota, yang indah penuh bintang dilangit
Dan semakin indah dengan adanya kamu disampingku
Hey kamu,
Taukah jika hati ini sedang menjerit?
Ketika bait puisi hanyalah menjadi sebuah tulisan tak berarti,
Ingin rasanya menjerit
Jeritan yang seakan tak bisa dijeritkan
Jeritan hatiku ternyata sangat menyakitkan
Ingatkah tentang puisi waktu itu
Puisi sederhana yang pernah ku tulis hanya buat kamu
Ada sebuah tanda tanya di dalam puisi itu
Dan mungkin saat ini adalah jawaban akan tanyaku itu
Karna tak pernah ku lihat senyum indahmu lagi
Bahkan tak hanya senyum,
Kini kita tak lagi saling menyapa
Entah apa yang membuat kata-kata sulit terungkapkan
Aku hanya bisa diam
Selalu mencoba tersenyum dan bangkit disaat aku sedang terjatuh
Hanya bisa bercerita dengan tuhan
Dan meminta kita dipertemukan walau hanya dalam mimpi..
moment terindah
Disaat kita duduk bersama, berbagi canda tawa
Walau semuanya dihentikan oleh waktu
Itu adalah moment terindah untukku
Waktu yang selalu berjalan, dimana aku bisa melihatmu tersenyum disampingku
Itu yang selalu aku impikan sejak dulu
Selalu kurindukan senyummu itu
Namamu yang tak pernah lari dari pikiranku
Untuk waktu yang telah kamu beri, terimakasih
Akan sampai kapan aku bisa melihat senyum indahmu?
Rasanya waktu begitu cepat berlalu
Ini seakan seperti mimpi
Orang yang terkadang hadir dimimpiku, trnyata benar-benar ada dsampingku
Malam aku rngkai kata-kata sederhana
Untuk sedikit mngungkapkan isi hati
Kamu yng selalu mnjadi inspirasi
Terimakasih untuk semua yang sudah kamu beri
Indahnya hari yang selalu tingat memory.
Langganan:
Postingan (Atom)